Allah swt berfirman,
وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا
Dan milik Allah-lah tentara langit dan bumi. Dan ialah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS.al-Fath:7)
Alam semesta merupakan bala tentara Allah swt. Langit, bumi, hewan, tumbuhan, angin dan makhluk-makhluk lainnya juga pasukan yang siap mengemban apapun kehendak Sang Pencipta. Selain itu ada pula tentara Allah yang tak mampu disaksikan oleh mata.
Magsud dari tentara langit dan bumi adalah penolong yang dijadikan Allah swt.Untuk membantu orang - orang mukmim diantaranya malaikat,angin,binatang dan sebagainya.
Barang siapa yang memusuhi islam dan petunjuknya [al-quran ],maka musuh mereka alam semesta karna tentara di langit dan di bumi merupakan kepunyaan Allah. Mereka semua taat dan tunduk patuh terhadap Allah dan merekapun tau bagaimana cara untuk beribadah dan tasbih untuk-NYA.
Allah memberikan pertolongan kepada orang-orang yang beriman dengan menurunkan malaikat dari langit. Hal ini pernah terjadi pada saat perang Badar: "Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya. (Ingatlah), ketika kamu mengatakan kepada orang mukmin: 'Apakah belum cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan 3000 malaikat yang diturunkan (dari langit)? Dan dengan seketika Allah pasti akan menolong kamu dengan menghadirkan 5000 Malaikat yang memakai tanda untuk menyerang mereka ,jika kamu bersabar dan bertaqwa.
Ayat ini menerangkan kisah tentara Ahzab yaitu golongan-golongan yang dihancurkan pada peperangan Khandaq karena menentang Allah dan Rasul-Nya. Sedangkan maksud dari tentara yang tidak bisa kamu lihat merupakan para malaikat yang sengaja didatangkan oleh Allah untuk menghancurkan musuh-musuh-Nya.
Mari kita simak kutipan - kutipan ayat yang berkenaan dengan sejumlah tentara Allah yang menjalankan tugas besar yang diabadikan didalam Al-Qur’an.
1, Burung Hudhud meng-islamkan satu negara.
Satu Negeri Saba’ menjadi beriman untuk Allah sebab jasa burung Hudhud yang membawa informasi untuk Nabi Sulaiman as.
2, Gajah-gajah pasukan Abrahah tak mau menyerang Ka’bah.
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ
“Apakah anda tidak menyimak bagaimana Tuhanmu telah beraksi terhadap tentara bergajah?” (QS.al-Fiil:1)
Allah telah mengirim tentara-Nya untuk menghancurkan pasukan bergajah dari Yaman yang dipimpin Abrahah. Mereka hendak merobohkan Ja’bah tetapi sebelum masuk pasukan abrahah ke kota Mekkah, tentara tersebut diserang oleh burung-burung yang melemparinya dengan batu-batu kecil sehingga mereka musnah
3, Burung-burung Ababil menghancurkan pasukan yang hendak menyerang Ka’bah.
وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ
“Dan Dia mengantarkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong.” (QS.al-Fiil:3)
4, Burung gagak mengajari manusia teknik mengubur orang yang mati.
فَبَعَثَ اللَّهُ غُرَابًا يَبْحَثُ فِي الْأَرْضِ لِيُرِيَهُ كَيْفَ يُوَارِي سَوْءَةَ أَخِيهِ
“Kemudian Allah mengajak seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk menunjukkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya.” (QS.al-Ma’idah:31)
5, Angin menjadi bala tentara Allah di perang Ahzab
Hai orang-orang yang beriman, ingatlah bakal nikmat Allah (yang sudah dikaruniakan) kepadamu saat datang kepadamu bala tentara, kemudian Kami kirimkan untuk mereka angin topan dan bala tentara yang tidak dapat anda melihatnya. Dan ialah Allah Maha Melihat bakal apa yang anda kerjakan.” (QS.al-Ahzab:9)
6. Api
"Kami berfirman: 'Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim'." (QS Al-Anbiya': 69)
Api yang pada dasarnya memiliki sifat panas, ketika diperintahkan oleh Allah untuk menjadi dingin, maka api itu pun tunduk pada-Nya. Api yang telah berubah sifatnya menjadi dingin itu pun menyelamatkan Nabi Ibrahim as.
7 Air yang menenggelamkan kaum nabi Nuh as.
Dan bila mana datang perintah kami dan dapur telah memancarkan air, Kami berfirman: 'Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (betina dan jantan), dan keluargamu kecuali orang yang sudah terdahulu mendapat ketetapan terhadapNya dan (muatkan pula) orang-orang yang beriman. Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit.
Maksud dari kata dapur adalah permukaan bumi yang memancarkan air sehingga menyebabkan timbulnya badai. Kisah ini tentang Nabi Nuh yang diperintahkan untuk membuat bahtera. Setelah bahtera itu selesai dan azab hampir tiba, Nabi Nuh as diperintahkan untuk memasukkan jenis-jenis binatang secara berpasangan (jantan-betina). Selain itu, keluarganya dan orang-orang yang beriman diperintahkan untuk masuk pula ke dalam bahtera itu. Ketika datang azab, maka air pun datang dari langit dan bumi menyebabkan bencana air bah.
8. Lalat menjadikan kematian Namrud.
Siapa yang tak kenal Namrud? Raja dzalim yang memiliki dominasi yang besar di muka bumi. Namun bagaimana cerita di akhir hayatnya?
Ternyata Namrud dengan segala kekuasaannya tak dapat menghadapi tentara Allah sekecil lalat. Hewan kecil ini masuk ke kepala Namrud sampai-sampai membuatnya kesakitan. Namrud juga mati sebab memukuli kepalanya sendiri.
Seorang Raja yang begitu sombong mati dengan paling hina sebab seekor lalat kecil.
Makhluk-makhluk di alam ini bersaing menjadi bala tentara Allah. Sementara insan sebagai makhluk yang sangat mulia justeru menjerumuskan diri dalam kehinaan. Hingga Al-Qur’an menyinggung mereka lebih hina dari hewan ternak.
“Mereka memiliki hati, namun tidak dipergunakannya untuk mengetahui (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk menyaksikan (tanda-tanda dominasi Allah), dan mereka memiliki telinga (tetapi) tidak dipergunakannya guna mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka tersebut sebagai hewan ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QS.al-A’raf:179)
Apakah kita hendak menjadi tentara-tentara Allah atau lebih memilih menjadi lebih hina dari binatang?
Maha suci engkau ya ALLAH,lindungilah muslimin wal muslimat yang bertaqwa padaMU,dari segala murka dan azabMU,senantiasakan mereka beriman,aamin
BalasHapus